
Menyiapkan pengalaman ibadah digital terbaik untuk Anda...
v1.2.0 • by Hanif Abdurrohim
Sosok di balik layar Al-Moslem, Hanif Abdurrohim.
MANUSIA. Sebuah entitas yang tak pernah lepas dari kesalahan, namun selalu memiliki ruang untuk perbaikan. Di balik ribuan baris kode yang menyusun Al-Moslem, terdapat jejak pemikiran seorang manusia biasa. Bukan mesin super canggih, bukan kecerdasan buatan yang sempurna, melainkan hasil karya anak muda Indonesia.
Aplikasi ini dikembangkan dengan sepenuh hati oleh Hanif Abdurrohim, seorang pemuda yang pernah menimba ilmu di pondok pesantren di Kediri. Berangkat dari keresahan akan kebutuhan akses Al-Quran digital yang nyaman, bebas iklan, dan estetik, Hanif mencoba menggabungkan teknologi modern dengan nilai-nilai spiritualitas.
"Manusia itu tempatnya salah dan lupa," begitu pepatah lama mengatakan. Namun, teknologi hadir untuk membantu manusia mengingat. Melalui fitur-fitur seperti Continuous Playback, Ustaz AI, dan mode gelap yang ramah mata, Al-Moslem didedikasikan untuk menjadi teman setia dalam perjalanan ibadah Anda.
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya."
Kami percaya bahwa teknologi tidak seharusnya menjauhkan manusia dari Tuhannya, melainkan justru mendekatkannya. Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan (open source), Al-Moslem terus berinovasi. Kritik dan saran dari Anda—para pengguna, sahabat, dan saudara seiman—adalah bahan bakar utama bagi kami untuk terus berkarya.
Terima kasih telah menjadi bagian dari ekosistem ini. Semoga setiap ayat yang dibaca, setiap doa yang dipanjatkan, dan setiap ilmu yang didapat melalui aplikasi ini, menjadi amal jariyah bagi kita semua.