Al-Moslem Logo

Al-MoslemV 1.2

Menyiapkan pengalaman ibadah digital terbaik untuk Anda...

Murottal 30 Juz
Tafsir & Terjemahan
Hadits Shahih
Ustaz AI Support

v1.2.0 • by Hanif Abdurrohim

Kembali ke Beranda
Surah ke-51

سُورَةُ الذَّارِيَاتِ

Az-Zariyat

Angin yang Menerbangkan mekah60 Ayat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Menampilkan Ayat 31 - 60
31

۞ قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا ٱلْمُرْسَلُونَ

Qaala famaa khatbukum ayyuhal mursaloon

Ibrahim bertanya: "Apakah urusanmu hai para utusan?"

Sumber: Kemenag RI

32

قَالُوٓا۟ إِنَّآ أُرْسِلْنَآ إِلَىٰ قَوْمٍۢ مُّجْرِمِينَ

Qaalooo innaaa ursilnaaa ilaa qawmim mujrimeen

Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth),

Sumber: Kemenag RI

33

لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةًۭ مِّن طِينٍۢ

Linursila 'alaihim hijaa ratam min teen

agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah,

Sumber: Kemenag RI

34

مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِينَ

Musawwamatan 'inda rabbika lilmusrifeen

yang ditandai di sisi Tuhanmu untuk membinasakan orang-orang yang melampaui batas".

Sumber: Kemenag RI

35

فَأَخْرَجْنَا مَن كَانَ فِيهَا مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

Fa akhrajnaa man kaana feehaa minal mu'mineen

Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Luth itu.

Sumber: Kemenag RI

36

فَمَا وَجَدْنَا فِيهَا غَيْرَ بَيْتٍۢ مِّنَ ٱلْمُسْلِمِينَ

Famaa wajadnaa feehaa ghaira baitim minal muslimeen

Dan Kami tidak mendapati negeri itu, kecuali sebuah rumah dari orang yang berserah diri.

Sumber: Kemenag RI

37

وَتَرَكْنَا فِيهَآ ءَايَةًۭ لِّلَّذِينَ يَخَافُونَ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ

Wa taraknaa feehaaa aayatal lillazeena yakhaafoonal 'azaabal aleem

Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih.

Sumber: Kemenag RI

38

وَفِى مُوسَىٰٓ إِذْ أَرْسَلْنَٰهُ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ بِسُلْطَٰنٍۢ مُّبِينٍۢ

Wa fee Moosaaa iz arsalnaahu ilaa Fir'wna bisultaa nim mubeen

Dan juga pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir'aun dengan membawa mukjizat yang nyata.

Sumber: Kemenag RI

39

فَتَوَلَّىٰ بِرُكْنِهِۦ وَقَالَ سَٰحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌۭ

Fatawalla biruknihee wa qaala saahirun aw majnoon

Maka dia (Fir'aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila".

Sumber: Kemenag RI

40

فَأَخَذْنَٰهُ وَجُنُودَهُۥ فَنَبَذْنَٰهُمْ فِى ٱلْيَمِّ وَهُوَ مُلِيمٌۭ

Fa akhaznaahu wa junoo dahoo fanabaznaahum fil yammi wa huwa muleem

Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela.

Sumber: Kemenag RI

41

وَفِى عَادٍ إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ ٱلرِّيحَ ٱلْعَقِيمَ

Wa fee 'Aadin iz arsalnaa 'alaihimur reehal'aqeem

Dan juga pada (kisah) Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,

Sumber: Kemenag RI

42

مَا تَذَرُ مِن شَىْءٍ أَتَتْ عَلَيْهِ إِلَّا جَعَلَتْهُ كَٱلرَّمِيمِ

Maa tazaru min shai'in atat 'alaihi illaa ja'alat hu karrameem

angin itu tidak membiarkan satupun yang dilaluinya, melainkan dijadikannya seperti serbuk.

Sumber: Kemenag RI

43

وَفِى ثَمُودَ إِذْ قِيلَ لَهُمْ تَمَتَّعُوا۟ حَتَّىٰ حِينٍۢ

Wa fee Samooda iz qeela lahum tamatta''oo hattaa heen

Dan pada (kisah) kaum Tsamud ketika dikatakan kepada mereka: "Bersenang-senanglah kalian sampai suatu waktu".

Sumber: Kemenag RI

44

فَعَتَوْا۟ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ فَأَخَذَتْهُمُ ٱلصَّٰعِقَةُ وَهُمْ يَنظُرُونَ

Fa'ataw 'an amri Rabbihim fa akhazal humus saa'iqatu wa hum yanzuroon

Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, lalu mereka disambar petir dan mereka melihatnya.

Sumber: Kemenag RI

45

فَمَا ٱسْتَطَٰعُوا۟ مِن قِيَامٍۢ وَمَا كَانُوا۟ مُنتَصِرِينَ

Famas tataa'oo min qiyaaminw wa maa kaanoo muntasireen

Maka mereka sekali-kali tidak dapat bangun dan tidak pula mendapat pertolongan,

Sumber: Kemenag RI

46

وَقَوْمَ نُوحٍۢ مِّن قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمًۭا فَٰسِقِينَ

Wa qawma Noohim min qablu innahum kaano qawman faasiqeen

dan (Kami membinasakan) kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.

Sumber: Kemenag RI

47

وَٱلسَّمَآءَ بَنَيْنَٰهَا بِأَيْي۟دٍۢ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ

Wassamaaa'a banainaa haa bi aydinw wa innaa lamoosi'oon

Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa

Sumber: Kemenag RI

48

وَٱلْأَرْضَ فَرَشْنَٰهَا فَنِعْمَ ٱلْمَٰهِدُونَ

Wal arda farashnaahaa fani'mal maahidoon

Dan bumi itu Kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami).

Sumber: Kemenag RI

49

وَمِن كُلِّ شَىْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Wa min kulli shai'in khalaqnaa zawjaini la'allakum tazakkaroon

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.

Sumber: Kemenag RI

50

فَفِرُّوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ ۖ إِنِّى لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ

Fafirrooo ilal laahi innee lakum minhu nazeerum mubeen

Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.

Sumber: Kemenag RI