سُورَةُ الحَاقَّةِ
Al-Haqqah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
ٱلْحَآقَّةُ
Al haaaqqah
Hari kiamat,
Sumber: Kemenag RI
مَا ٱلْحَآقَّةُ
Mal haaaqqah
apakah hari kiamat itu?
Sumber: Kemenag RI
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْحَآقَّةُ
Wa maaa adraaka mal haaaqqah
Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?
Sumber: Kemenag RI
كَذَّبَتْ ثَمُودُ وَعَادٌۢ بِٱلْقَارِعَةِ
Kazzabat samoodu wa 'Aadum bil qaari'ah
Kaum Tsamud dan 'Aad telah mendustakan hari kiamat.
Sumber: Kemenag RI
فَأَمَّا ثَمُودُ فَأُهْلِكُوا۟ بِٱلطَّاغِيَةِ
Fa-ammaa Samoodu fauhlikoo bittaaghiyah
Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa.
Sumber: Kemenag RI
وَأَمَّا عَادٌۭ فَأُهْلِكُوا۟ بِرِيحٍۢ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍۢ
Wa ammaa 'Aadun fa uhlikoo bireehin sarsarin 'aatiyah
Adapun kaum 'Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang,
Sumber: Kemenag RI
سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍۢ وَثَمَٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومًۭا فَتَرَى ٱلْقَوْمَ فِيهَا صَرْعَىٰ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍۢ
Sakhkharahaa 'alaihim sab'a la yaalinw wa samaaniyata ayyaamin husooman fataral qawma feehaa sar'aa ka annahum a'jaazu nakhlin khaawiyah
yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum 'Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).
Sumber: Kemenag RI
فَهَلْ تَرَىٰ لَهُم مِّنۢ بَاقِيَةٍۢ
Fahal taraa lahum mim baaqiyah
Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka.
Sumber: Kemenag RI
وَجَآءَ فِرْعَوْنُ وَمَن قَبْلَهُۥ وَٱلْمُؤْتَفِكَٰتُ بِٱلْخَاطِئَةِ
Wa jaaa'a Firawnu wa man qablahoo wal mu'tafikaatu bilhaati'ah
Dan telah datang Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar.
Sumber: Kemenag RI
فَعَصَوْا۟ رَسُولَ رَبِّهِمْ فَأَخَذَهُمْ أَخْذَةًۭ رَّابِيَةً
Fa'ansaw Rasoola Rabbihim fa akhazahum akhzatar raabiyah
Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.
Sumber: Kemenag RI
إِنَّا لَمَّا طَغَا ٱلْمَآءُ حَمَلْنَٰكُمْ فِى ٱلْجَارِيَةِ
Innaa lammaa taghal maaa'u hamalnaakum fil jaariyah
Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu, ke dalam bahtera,
Sumber: Kemenag RI
لِنَجْعَلَهَا لَكُمْ تَذْكِرَةًۭ وَتَعِيَهَآ أُذُنٌۭ وَٰعِيَةٌۭ
Linaj'alahaa lakum tazki ratanw-wa ta'iyahaa unzununw waa'iyah
agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.
Sumber: Kemenag RI
فَإِذَا نُفِخَ فِى ٱلصُّورِ نَفْخَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ
Fa izaa nufikha fis soori nafkhatunw waahidah
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup
Sumber: Kemenag RI
وَحُمِلَتِ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةًۭ وَٰحِدَةًۭ
Wa humilatil ardu wal jibaalu fadukkataa dakkatanw waahidah
dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.
Sumber: Kemenag RI
فَيَوْمَئِذٍۢ وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ
Fa yawma'izinw waqa'atil waaqi'ah
Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,
Sumber: Kemenag RI
وَٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَهِىَ يَوْمَئِذٍۢ وَاهِيَةٌۭ
Wanshaqqatis samaaa'u fahiya yawma 'izinw-waahiyah
dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.
Sumber: Kemenag RI
وَٱلْمَلَكُ عَلَىٰٓ أَرْجَآئِهَا ۚ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍۢ ثَمَٰنِيَةٌۭ
Wal malaku 'alaaa arjaaa'ihaa; wa yahmilu 'Arsha Rabbika fawqahum yawma'izin samaaniyah
Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.
Sumber: Kemenag RI
يَوْمَئِذٍۢ تُعْرَضُونَ لَا تَخْفَىٰ مِنكُمْ خَافِيَةٌۭ
Yawma'izin tu'radoona laa takhfaa min kum khaafiyah
Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).
Sumber: Kemenag RI
فَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ فَيَقُولُ هَآؤُمُ ٱقْرَءُوا۟ كِتَٰبِيَهْ
Fa ammaa man ootiya kitaabahoo biyameenihee fa yaqoolu haaa'umuq ra'oo kitaabiyah
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)".
Sumber: Kemenag RI
إِنِّى ظَنَنتُ أَنِّى مُلَٰقٍ حِسَابِيَهْ
Innee zannantu annee mulaaqin hisaabiyah
Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.
Sumber: Kemenag RI
