سُورَةُ الطَّارِقِ
At-Tariq
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ
Wassamaaa'i wattaariq
Demi langit dan yang datang pada malam hari,
Sumber: Kemenag RI
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ
Wa maaa adraaka mattaariq
tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
Sumber: Kemenag RI
ٱلنَّجْمُ ٱلثَّاقِبُ
Annajmus saaqib
(yaitu) bintang yang cahayanya menembus,
Sumber: Kemenag RI
إِن كُلُّ نَفْسٍۢ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌۭ
In kullu nafsil lammaa 'alaihaa haafiz
tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.
Sumber: Kemenag RI
فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَٰنُ مِمَّ خُلِقَ
Fal yanzuril insaanu mimma khuliq
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
Sumber: Kemenag RI
خُلِقَ مِن مَّآءٍۢ دَافِقٍۢ
Khuliqa mim maaa'in daafiq
Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,
Sumber: Kemenag RI
يَخْرُجُ مِنۢ بَيْنِ ٱلصُّلْبِ وَٱلتَّرَآئِبِ
Yakhruju mim bainissulbi wat taraaa'ib
yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.
Sumber: Kemenag RI
إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجْعِهِۦ لَقَادِرٌۭ
Innahoo 'alaa raj'ihee laqaadir
Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).
Sumber: Kemenag RI
يَوْمَ تُبْلَى ٱلسَّرَآئِرُ
Yawma tublas saraaa'ir
Pada hari dinampakkan segala rahasia,
Sumber: Kemenag RI
فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٍۢ وَلَا نَاصِرٍۢ
Famaa lahoo min quwwatinw wa laa naasir
maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.
Sumber: Kemenag RI
وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجْعِ
Wassamaaa'i zaatir raj'
Demi langit yang mengandung hujan
Sumber: Kemenag RI
وَٱلْأَرْضِ ذَاتِ ٱلصَّدْعِ
Wal ardi zaatis sad'
dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
Sumber: Kemenag RI
إِنَّهُۥ لَقَوْلٌۭ فَصْلٌۭ
Innahoo laqawlun fasl
sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil.
Sumber: Kemenag RI
وَمَا هُوَ بِٱلْهَزْلِ
Wa maa huwa bil hazl
dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau.
Sumber: Kemenag RI
إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًۭا
Innahum yakeedoona kaidaa
Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.
Sumber: Kemenag RI
وَأَكِيدُ كَيْدًۭا
Wa akeedu kaidaa
Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.
Sumber: Kemenag RI
فَمَهِّلِ ٱلْكَٰفِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًۢا
Famahhilil kaafireena amhilhum ruwaidaa
Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.
Sumber: Kemenag RI
